Home » » Efek Minum Kopi Atau Minuman Yang Terlalu Panas

Efek Minum Kopi Atau Minuman Yang Terlalu Panas

Kopi sudah menjadi sajian wajib bagi banyak orang sekarang. Sengatannya mampu membuat mata terbelalak lebih lama lagi.

Bekerja menjadi semakin semangat.



Harganya pun beragam, mulai dari yang bisa dibeli per saset beberapa ribu, sampai yang secangkir menyerempet bahkan melompati satu juta...😱

Yap..

Secangkir kopi ada yang harganya sejutaan rupiah.

Dan kopi mahal ini dihasilkan dari negara kita tercinta, Indonesia. Minuman ini adalah kopi luwak, sudah tahu kan?

Peluang yang tidak bisa dilewatkan, mengingat Indonesia adalah salah satu penghasil kopi besar di dunia.


Jangan gegabah

Minum kopi pun tidak boleh sembarangan, asap lahap dan teguk. Jangan ya, mesti pelan-pelan.
Apalagi ketika kopinya masih menyimpan panas yang bergelora.

Biasanya kita menyeduh kopi menggunakan air yang sudah mendidih dan bergejolak. Air inilah yang menerjang serbuk dalam cangkir.

Seketika aroma kopi langsung lari berhamburan menusuk hidung..

Mmmm..

Enaknya..

Tapi tunggu dulu..

Jangan langsung diseruput...
Biarkan suhu kopinya lebih tenang, agar bisa diterima mulut dengan baik.

Kopi yang diminum dalam keadaan super panas bisa saja menimbulkan sensasi terbakar pada rongga mulut.

Rasanya tidak enak sekali..

Seperti terasa kebas.

Inilah yang mesti dihindari.

Minum kopi panas bisa saja menyebabkan bagian dalam mulut terluka. Karena ketika kulit tersentuh air panas, kulit bisa melepuh..

Lagian ketika air panas ini meluncur di dalam kerongkongan, sensasinya menjadi semakin tidak enak.
Seperti ditusuk-tusuk.

Karena itulah saya mulai mengubah kebiasaan minum kopi panas ini.

Memang diseduhnya tetap memakai air mendidih, tapi tidak langsung saya minum. Kopi panas ini saya biarkan istirahat beberapa saat agar panasnya turun. Sehingga ketika masuk ke dalam mulut tidak menimbulkan sensasi terbakar.

Tidak ketinggalan, lidah juga bisa terkena imbasnya.

Lidah juga bagian dalam mulut yang sangat sensitif dan akan cepat bereaksi ketika air panas menyentuhnya.

Kita bisa merintih karena perih.

Lidah bisa mati rasa beberapa saat, tapi lama-kelamaan akan hilang. Biasanya hal ini berlangsung sementara.

Tapi jika sering terjadi tidak baik dong?

Jika sering dilanda rasa kebas atau mati rasa, pastinya bisa menyebabkan gangguan pada alat pengecap ini.


Jadi lebih enak

Meminum kopi atau minuman yang tidak terlalu panas ternyata lebih nyaman di mulut dan dikerongkongan.

Tidak ada sensasi terbakar.

Dan yang lebih penting lagi, aroma dan rasa kopi bisa dinikmati lebih dalam dan nikmat.



Coba ketika menyeruput kopi dalam keadaan panas, mata sudah langsung merem menutup karena menahan rasa sakit akibat cubitan suhu panas dari air.

Gimana mau merasakan aroma kopi kalau sudah kesakitan?

Sangat jauh lebih aman dan menyenangkan jika minuman panas tidak langsung menerjang masuk ke dalam mulut.

Ini demi menghindari sensasi tidak nyaman atau rasa perih yang muncul ketika suhu panas tiba-tiba menyenggol bagian dalam mulut.


Baca juga :



Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



0 comments:

Post a Comment