Home » » Hewan Yang Bisa Menyebabkan Gangguan Kesehatan

Hewan Yang Bisa Menyebabkan Gangguan Kesehatan

Plak plok plak plok.. Kedua tangan bertepuk riuh untuk mengincar hewan-hewan kecil nan jahil yang sangat mengganggu. Ciuman lembut mulut runcingnya pada kulit bukannya membuat senang, tapi berang..


Pasti sudah pada "ngeh" kan siapa pemeran jahat diatas?

Nyamuk, makhluk mungil yang memiliki segudang kreativitas dalam rangka memenuhi hasratnya untuk menengguk darah. Sasaran utamanya adalah kita sendiri, walaupun hewan ternak juga tidak luput dari bidikannya.


Gangguan yang paling terasa dan kelihatan adalah gatal. Tangan langsung bergerak ke daerah yang digigit dan berusaha untuk menenangkan kulit yang meronta kegatalan dengan menggosok-gosokkan jari diatasnya.

Itu baru gatal, bahkan ada ulah nyamuk lain yang tidak kalah mengerikannya, yaitu penyakit demam berdarah. Banyak teman yang harus menginap di rumah sakit karena tubuhnya lemas dan dibantu dengan infus agar cepat baikan.

Bagaimana dengan hewan lainnya?

Ada kok.. Masih ada beberapa hewan lain dengan ukuran kecil yang sanggup membuat kesehatan kita merosot dari kondisi normal. Berikut beberapa diantaranya :


Lalat

Bisa dibilang ulah lalat ini sebelas duabelas lah dengan nyamuk. Kalau lalat di sekitar kita, senangnya hinggap dimakanan yang tidak dilindungi dengan baik. Ia akan meloncat dari pojok satu ke pojok lainnya.

Kita tahu bahwa lalat itu doyannya nongkrong di tempat yang jorok nan kotor.

Bisa dibayangkan kalau kaki-kakinya yang sudah dilumuri noda mendarat dimakanan yang lupa ditutup, apa yang ada dipikiran? Waduh, selera makan langsung bubar dan kabur entah kemana.

Apalagi kalau menjumpai warung makanan yang pelanggannya kebanyakan lalat, langsung kabur saja dari sana. Pernah kan melihat warung seperti itu? Saya tidak mau perut sakit gara-gara memakan makanan yang sudah dinodai oleh kekotoran lalat.

Kalau di Afrika, ada sejenis lalat yang sangat ditakuti lho, itu adalah lalat tse-tse. Lalat ini membuat orang yang digigitnya mengalami lemas dan sering tertidur dan penyakitnya dikenal dengan penyakit tidur.

Kecoa

Bau sumir langsung menyerang hidung ketika hewan ini berkeliaran dan hewan ini memiliki hobi yang mirip dengan lalat, tinggal ditempat yang kotor-kotor. Tidak terbayangkan lagi kalau hewan ini melintas diatas makanan kesayangan kita yang tidak terlindungi.

Teman saya bahkan sampai menderita gatal-gatal yang lumayan parah ketika kecoa tanpa ijin menggerayangi kulitnya.

Begitu kecoa diusir dari tubuhnya, ia langsung merasakan gatal yang perih. Wah, kecoa ternyata memang harus dihindari.

Dan saya sempat membaca kalau kecoa disarankan untuk tidak dibunuh sembarangan mengingat banyaknya bakteri yang bersarang di dalam perutnya. Untuk lebih lengkapnya silahkan cek di internet lagi ya..


Tawon

Mendengar dengungannya saja sudah membuat merinding. Pernah suatu kali adik saya dicium oleh ekornya yang tajam dan mungil itu, dan yang dicium adalah tempat yang semestinya dicium, pipinya.

Alhasil wajahnya bengkak dan matanya sangat sudah untuk dilihat.

Pipinya bengkak dan hampir membuat mata tertutup olehnya. Waduh, tidak terbayangkan lagi bagaimana penderitaannya.


Tikus

Tikus memiliki sifat yang sama dengan lalat dan kecoa, senang sama daerah atau tempat yang kotor-kotor. Ia akan dengan senang hati datang kerumah dan mengacau tempat-tempat yang dirasa ada makanan gratis.

Hewan ini juga menjadi momok yang mengerikan bagi kita karena mampu menularkan penyakit, yang paling terkenal adalah "penyakit pes".


Kesimpulan

Dari beberapa hewan diatas yang memiliki kesamaan dalam ukuran tubuhnya yang mungil, kecuali tikus, kondisi lingkungan yang kotor menjadi daya tariknya. Memang tawon sih jarang sekali terlihat sibuk di tempat kotor.

Dan ini khusus untuk nyamuk, lalat dan tikus. Menjaga kebersihan adalah hal mutlak yang perlu dilakukan agar hewan-hewan ini tidak muncul dan berseliweran di sekitar kita.

Bau-bau busuk sisa makanan menjadi daya tarik utamanya dan ketika kita berhasil mengisolasi bau-bau ini, mereka tidak memiliki kesempatan untuk beraksi.

Nyamuk akan bersarang ditempat lembab dan penuh sampah, jadi sebisa mungkin olah sampah dengan baik agar hewan ini tidak mendapatkan tempat ideal untuk berkembang. Semua pasti tahu kan kalau di kebun itu banyak nyamuk? Itu karena banyak sampah-sampah daun yang bisa dijadikan sarang oleh mereka.

Makanan dalam rumah sebisa dan secepat mungkin ditutup agar lalat dan tikus tidak memiliki celah untuk mengobrak-abrik. Bila perlu buatkan lemari khusus untuk menaruh makanan sehingga tidak bisa dijamah oleh kedua hewan jahil ini.

Semoga sehat selalu ya.


Baca juga :



Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



2 comments:

  1. Bener banget mas Eka, saya paling gedeg sama nyamuk, udah mengganggu tidur, bahkan saya juga pernah kena DBD dulu... Cara ngadepinnya gimana ya?? Kita serbu lagi kali ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau saya selalu razia itu gorden mas hendra. sampah disekitar rumah langsung ditutup biar dia tidak ada tempat beranak pinak mas..
      hehehe...

      Delete