Home » » Cara Elegan Menyikapi Pertengkaran di Rumah Tangga

Cara Elegan Menyikapi Pertengkaran di Rumah Tangga

Pernikahan merupakan ritual untuk menyatukan dua individu yang berbeda. Tidak hanya jenis kelamin tapi juga sifat, tingkah laku, kebiasaan dan pola pikir.

Dalam menjalaninya tidak hanya hal indah yang dirasakan, pasangan suami istri pasti pernah merasakan masa dimana satu sama lain berbeda sudut pandang yang memicu pertengkaran.


Suasana damai tiba-tiba musnah, yang ada hanya amarah. Kisah romantis yang pernah singgah dan dijalani bersama tidak diingat lagi, kesalahan pasanganlah yang terngiang-ngiang.


Jika dibiarkan berlama-lama, kondisi ini tidak menyejukkan. Aura rumah kok tidak enak, kenyamanan itu menguap entah kemana.

Nah ketika hal ini terjadi, beberapa tips dibawah ini bisa membantu dan semoga kondisi rumah menjadi nyaman, bahagia dan tentram kembali.

Coba ini!!

Berikut cara menyikapinya:

  • Saat berselisih paham hindari perdebatan yang panjang karena akan memperparah keadaan pertengkaran. Beri ruang saat pasangan sedang meledak emosinya dengan menahan sedikit kemarahan kita. Ambil sikap diam dan mendengarkan.
  • Apabila sudah terlanjur saling meluapkan amarah, menjauh untuk sementara waktu atau cari tempat untuk menyendiri.
  • Untuk meredakan amarah ingatlah moment indah bersama pasangan misalnya saat berlibur bersama atau saat diberikan sesuatu yang istimewa, dll. Tidak sedikit perbincangan orang yang mengungkit kejelekan pasangannya saat sedang marah, sehingga itu akan lebih memperparah keretakan rumah tangga. Padahal sebelumnya pasanganya tersebut sudah melakukan banyak hal baik untuknya.
  • Jangan sungkan untuk meminta maaf terlebih dahulu kepada pasangan. Saat masih pacaran istilah ngambek pasti sering dialami, tapi setelah menikah sudah bukan masanya mengedepankan sikap egois pada pasangan. Entah siapa yang terlebih dahulu memulai pertengkaran, mulailah untuk mengalah dengan meminta maaf terlebih dahulu. Itu bisa menambah nilai kita dimata pasangan dan kita akan semakin dihargai sehingga semakin disayang.
  • Untuk yang telah memiliki anak, hindari pertengkaran didepan mereka, karena kita adalah panutan baginya. Akan terkesan lucu ketika anak kita membicarakan pertengkaran yang dialami orang tuanya kepada orang lain.

Ketika sudah berani mengambil keputusan untuk berumah tangga, kita harus sudah siap dengan segala tantangannya.

Kuncinya bersikap dewasa dan bijaksana

Dan yang paling penting ketika terjadi perselisihan adalah keinginan untuk segera meminta maaf. Situasi tegang pun mulai meleleh dan kedamaian di rumah datang kembali.

Semoga bermanfaat.

Baca juga :


Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



0 comments:

Post a Comment