Home » , » Hewan Itu Cerdas Mencari Mangsa

Hewan Itu Cerdas Mencari Mangsa

Kalau sudah berhubungan dengan perut yang meronta minta jatah, hewan pun mempunyai cara jitu yang bahkan tidak bisa kita lakukan.



Hewan pemangsa seperti singa, macan, heyna dan lainnya memiliki cara-cara tersendiri dalam menjebak mangsa.

Bahkan terkadang licik.. Nah lho..

Tingkah laku berbagai macam hewan dalam memenuhi tuntutan perut bisa dilihat dari berbagai video tentang pengejaran mangsa, mudahnya silahkan cek di youtube ya!!


Apa yang membuat mereka cerdas?

Benar, cerdas sekali strategi mereka dalam menciduk target.

Strategi awal : Mereka sudah menentukan mangsanya sebelum mulai menyerang. Dan biasanya mereka akan memilih mangsa dengan ciri-ciri seperti ini :

Ukurannya kecil

Mangsa dengan ukuran kecil biasanya akan memiliki kecepatan yang tidak begitu kencang jika dibandingkan teman-temannya yang lebih besar dari suatu gerombolan.

Mangsa mungil seperti ini memang menjadi target yang sangat empuk dan mudah. Contohnya adalah hewan yang masih muda seperti anak kerbau, anak impala dan lainnya.

Selain itu dengan ukuran yang kecil, mangsa ini tidak akan bisa berbuat banyak ketika sudah diserang.

Perlawanannya lemah dan si pemangsapun tidak akan membuang energi yang berlebih untuk menaklukkannya.


Kondisi mangsa

Yang lebih cerdik lagi, si pemangsa dengan senang hati mentarget mereka yang kondisi kurang prima. Biasanya target yang dipilih adalah target yang paling lambat dan kalau ada target yang sedang terluka.

Ini tugas yang sangat mudah.

Target ini sangatlah mudah untuk ditaklukkan apalagi jika para pemangsa berburu dengan beberapa temannya yang juga tak kalah beringas dan kejam.

Si mangsa tinggal menunggu waktu saja untuk dilahap oleh kawanan kelaparan ini.

Penyerangan

Segera sudah menemukan mangsa yang tepat maka hewan ini akan mengerjarnya  dan berusaha untuk mendapatkan buruan dengan segala daya usaha.

Kalau tidak berhasil berarti mereka harus berpuasa lebih lama lagi.

Jika pengejaran dilakukan dengan cara berkelompok, peluang untuk mendapatkan mangsa menjadi lebih besar jika dibandingkan mengejarnya sendirian.

Energi yang dihabiskan pun tidak akan terlalu banyak.

Cerdik kan?

Ada yang licik

Kalau urusan yang satu ini serahkan kepada heyna. Hewan yang mirip dengan anjing tapi tak kalah garangnya dibanding singa.

Jika ada satu cheetah yang berburu dan misalnya telah mendapatkan impala, heyna dengan sabar menanti momen.

Seketika cheetah berhasil melumpuhkan mangsa, heyna pun mulai beraksi. Ia dan kawanannya mulai mendekati cheetah yang siap memulai pesta perjamuan perutnya.

Cheetah yang biasanya berburu sendiri pun harus segera menyantap mangsanya, setidaknya bisa mendapatkan secuil daging segar.

Segera setelah heyna terlihat, cheetah tidak bisa berbuat banyak.

Ia harus rela dengan ikhlas meninggalkan buruannya jika dibanding harus bertarung dengan bandit-bandit yang licik ini.

Keselamatan adalah nomer satu, tidak mungkin melawan gerombolan heyna sendirian, yang ada malah dia menjadi santapan selanjutnya.

Begitulah liciknya heyna..

Mereka benar-benar mengerti prinsip ekonomi, dengan usaha yang sekecil-kecilnya mampu mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya..



Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



0 comments:

Post a Comment