Home » » Cara Mudah Menenangkan Adik Bayi Yang Rewel

Cara Mudah Menenangkan Adik Bayi Yang Rewel

Aduh lucunya...
Senang bisa bersamamu terus dik..


Ya, begitulah ungkapan sayang orang tua kepada buah hatinya yang lucu dan imut..

Mempunyai buah hati  merupakan suatu kebahagian bagi kita dan sangat menyenangkan ketika menggendongnya, mengajaknya ngobrol dan tertawa dan melihat tingkah lucunya.

Perasaan lelah sehabis bekerja langsung sirna ketika melihatnya aktif menggoyang-goyangkan tubuhnya.

Baca juga :

Siap menghadapi kerewelannya

Tetapi bagaimana jika bayi rewel dan sering menangis ya?

Kadang saya bingung juga bagaimana harus menenangkannya, sudah digendong kesana-kemari tetap saja menangis, dikasi susu tidak mau juga dan butuh waktu lama untuk menenangkannya.

Anak saya baru berumur 3 bulan waktu itu, istri saya kebetulan bekerja pagi dan saya bekerja sore.

Jadi ketika istri pergi kerja saya yang mengasuh anak dan juga ditemani oleh ibu mertua.

Ketika pertama kali istri kerja, anak rewel sekali.
  • Dikit-dikit nangis dan tidurnya tidak pernah lama. 
  • Baru saja tidur sudah bangun lagi, nangis dan minta digendong sambil dikasi susu. 
  • Susupun tidak mau diminumnya, pengennya susu asi dari ibunya. 


Ini terjadi selama tiga hari berturut-turut.

Dihari ke empat istri bekerja, seperti biasa anak dikasi asi dahulu dan kemudian anak pun tidur.


"Setelah ditaruh ditempat tidur 
kemudian istri berbisik ditelinganya 
dan mengatakan kata sayang 
serta meminta anak untuk tenang selama ibunya bekerja" 


Yang terjadi sangat luar biasa, anak pada hari itu sama sekali tidak rewel.

Menangisnya pun tidak keras-keras seperti sebelumnya dan sangat mudah untuk ditenangkan. Dikasih susupun sangat mudah.

Syukurlah anak saya bisa tenang.

Hari-hari berikutnya istri dan saya selalu membisikkan kata sayang kepada anak ketika tidur pada malam hari dan juga ketika anak tertidur dipagi hari sebelum istri berangkat kerja.

Selalu dibisikkan kalimat yang meminta anak untuk tenang ketika ibunya bekerja. Anak saya menjadi sangat tenang dan saya pun bisa melakukan aktivitas lain dengan mudah.

Dan untuk menulis tulisan inipun saya lakukan ketika anak saya sedang tertidur dengan lelapnya dipagi hari ketika ibunya pergi bekerja.

Kata-kata yang dibisikkan pun harus dipilih dengan cermat dan biasanya saya pilih yang positif seperti :

1.       Adik dirumah tenang ya sama bapak, adik kan anak pintar.
2.       Adik kan sayang sama bapak, jadi adik tenang ya dirumah.

Hindari memakai kata rewel, nakal, nangis dan lainnya. Misalnya :

1.       Adik dirumah jangan rewel ya. Ini diganti menjadi “adik dirumah tenang ya”
2.       Adik jangan nakal ya dirumah. Ini diganti dengan “adik dirumah nurut sama bapak ya”.

Selalu pakai kalimat yang menenangkan dan enak didengar.

Kata “jangan, tidak boleh, nakal” atau yang sama dengan itu sebaiknya dihindari.

Semoga berhasil ya..
Ini adalah pengalaman saya dan semoga membantu anda semua..

Setidaknya anak menjadi lebih tenang, menangis sih tetap.. Tapi tidak sekeras dan segarang sebelumnya.

Intinya lebih mudah ditenangkan deh..

Terus, kita harus tetap sabar ya..
Namanya juga anak kecil..


Baca juga :


Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



0 comments:

Post a Comment