Belajar Dari Anak Kelas 1 SD

Ilmu datangnya dari mana saja dan kapan saja, entah itu dari guru, lingkungan, teman-teman dan bahkan dari anak kecil sekalipun. Ya, ilmu yang saya dapat kali ini adalah dari yang terakhir saya sebutkan, anak kecil.




Kemarin, ketika akan memulai belajar bahasa inggris, ada salah satu anak yang membawa spidol permanen. Anak yang lainnya bertanya mengapa dia membawa spidol permanen. Si anak menjawab bahwa karena ia ingin membawa saja. Kemudian saya nimbrung, saya mengatakan bahwa spidol itu nantinya jangan dipakai untuk menulis dipapan tulis, karena tidak bisa dihapus. Si anak pembawa spidol pun mengangguk tanda setuju.


Ada salah satu anak lain yang menyanggah perintah saya,
"siapa bilang tidak bisa dihapus", begitu dia menjawab.
"Emang bisa",sergah saya lagi
"bisa.....", jawabnya dengan lantang.
dalam hati berfikir, ini anak pasti berbohong.
"trus, gimana caranya"' tantang saya.
" Mr punya spidol tidak permanen", tanya dia.
"ada dong", jawab saya. Dalam hati saya berfikir, ngapaian perlu spidol tidak permanen, tambah ngaco aja ni anak, hehehehe.......


Kemudian dia menunjukkan cara untuk menghapus tulisan dari spidol permanen. Pertama dia membuat garis kecil di papan dengan menggunakan spidol permanen. Kemudian garis yang sudah dibuat itu ditutupi lagi dengan membuat garis yang lebih tebal memakai spidol tidak permanen. Dia menghapus garis itu dan hasilnya diluar dugaan bersih. Tidak ada tanda spidol permanen di papan tulis.


Saya kemudian mencoba membuat garis beberapa kali dan saya tutupi garis itu dengan spidol tidak permanen dan hasilnya tetap bersih.


Anak kecil ini jago juga ya, padahal masih kelas 1 SD. Pemikiran kaku yang saya pegang teguh selama bertahun-tahun bahwa tulisan dari spidol permanen tidak akan bisa dihapus, runtuh begitu saja. Saya di selamatkan oleh anak kecil.......

Post a Comment