Monday, September 23, 2019

Menyebut Angka 0. "Nol Atau Kosong" Yang Tepat?

Ayo...
Lebih sering mengatakan nol atau kosong??


Sepintas tidak ada yang janggal.
Semuanya baik-baik saja, entah itu menyebut angka "0" dengan nama nol ataupun kosong. Mereka yang kita ajak bicara mengerti tanpa protes.

Tapi..
Ada baiknya kita pahami mana sih yang tepat pengucapannya..



Pengucapan yang tepat

Ketika sudah merujuk angka "0", pengucapan mestinya tepat dan tidak dibolak-balik. Harus disebutkan dengan pas.

Terus yang pas mana?

Ok..
Kita telisik lebih dalam lagi..



Angka dalam matematika


Kali ini kita menggunakan bantuan dari matematika yang paling dasar, yaitu penyebutan angka. Angka itu ada 10.

Mulai dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.


Untuk angka yang pertama, yaitu 0, disebut dengan "nol".

Bukan kosong...
Penyebutan angka 0 dengan kosong tentu saja keliru. Mestinya angka 0 harus diucapkan dengan "nol".

Ini adalah aturan yang berlaku di seluruh dunia.



Kosong itu apa?


Kosong dan nol itu jauh berbeda. Kosong adalah tidak adanya sesuatu dalam suatu ruangan atau wadah.
Misalnya :
  • Di kelas kosong tidak ada murid, karena semuanya sedang upacara bendera.
  • Gelas ini kosong, tidak berisi air
  • Dompetnya kosong, tidak ada uang

Kosong adalah keadaan.
Bukan bilangan ataupun angka.

Sedangkan nol adalah nama angka dan angka nol ini memang ada. Karena itulah ia menjadi bagian penting dalam  membuat berbagai bilangan.


Menyebutkan nomor hp

Nomor hape-nya berapa?
Langsunglah kita menyahut " kosong delapan satu delapan kosong kosong ........."

Pasti sering mendengarnya kan?
Nol diucapkan dengan kosong.

Apakah menjadi masalah?
Tidak.

Terus, mengapa mesti dibahas?
Ya, biar tepat saja pengucapannya.

Ketika tahu kalau 0 ini disebut "nol", ya jangan disebut kosong lagi. Kan beda namanya. Tidak ada salahnya mulai mengatakan yang tepat.

Katakanlah yang tepat, "nomor hape saya nol delapan satu delapan nol nol.....".
Nah..
Ini baru pas.

Penyebutan kosong untuk angka 0 sangat keliru. Kita pastinya ingat dengan pelajaran matematika kan?
Angka 0 jelas sekali disebut dengan nol.

Kosong itu artinya tidak ada.
Sedangkan nol itu adalah sebuah angka yang keberadaannya jelas diakui secara mendunia. Jika tidak ada nol, kita kesusahan menyebut sepuluh, seratus, seribu dan sebagainya.


Kesimpulan

Jadi, sudah sangat jelas, jika bertemu dengan angka 0 haruslah disebut dengan "nol" bukan "kosong".


Ketika berhadapan dengan situasi dimana diharuskan menyebutkan angka, jangan sebut 0 dengan kosong ya!
0 adalah nol.

Mungkin sering keseleo menyebutnya dengan kosong.

Mulailah dibiasakan mengucapkan dengan nol.
Lama-lama terbiasa.
Misalnya orang yang kita ajak bicara dulunya terbiasa menyebut "kosong", mulai berpikir kalau apa yang diucapkannya itu salah karena mendengar kita menyebutkan "nol".

Sehingga merekapun kembali ke jalan yang benar.
Menyebut 0 dengan nol.
:)


Baca juga :

Friday, September 13, 2019

Tidak Ada Bedanya! Mengetik Alamat Website Dengan Kapital Semua Atau Kecil Semua

Pernah mendengar teman yang menyarakan harus mengetik alamat website dengan huruf kecil semua?
Tidak boleh huruf besar atau kapital?


Semuanya boleh..
Mau menggunakan huruf kecil atau besar, ketika sudah menekan enter, kita akan dihantar ke situs yang dimaksud...


Percobaan

Ok..
Biar tidak penasaran, kita harus melakukan percobaan guna mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Setuju?

Let's go!!


Diketik dengan huruf besar semua


Pertama, kita akan mengetik menggunakan huruf kapital. Jadi semuanya huruf besar..



Kita gunakan contoh "wikipedia.org".

Alamatnya diketik lengkap pada search bar dari browser-nya. Dan sekarang kita tinggal menekan tombol enter.



Hasilnya menjadi huruf kecil semua


Sekarang enter ditekan dan hasilnya seperti berikut.


Nah...
Alamatnya berubah menjadi huruf kecil semua.

Jadi tidak masalah ya!!
Mau mengetik huruf besar atau kecil semua, hasilnya kita tetap dihantar ke situs yang dituju. Pasti sampai, asalkan alamatnya benar.


Kalau huruf tengahnya Gede, sedangkan yang lain kecil
Terus, kita terpikir lagi, bagaimana kalau "ngisengin" browser sedikit. Salah satu hurufnya kita buat besar sedangkan yang lain kecil.
Apa yang terjadi?

Tidak ngefek.

Tetap saja kita akan dihantar ke alamat yang dituju dan hasilnya sesudah di enter, alamat websitenya berubah menjadi huruf kecil semua.

Keisengan itu tidak ada gunanya.

Browser sudah dirancang untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan huruf yang muncul ketika mengetik alamat website di internet.
Mesin ini benar-benar canggih.


Mengapa dibuat huruf kecil?

Kalau bagi saya, huruf kecil itu lebih enak dibaca dibandingkan semuanya huruf besar. Mungkin itulah alasannya mengapa alamat website langsung diubah ke huruf kecil.

Jika semua huruf besar, terasa kurang nyaman dimata.

Bagaimana dengan anda?
Apakah pendapatnya sama?


Kesimpulan

Sudah sangat jelas. Berdasarkan percobaan kecil-kecilan diatas, kita akhirnya mendapatkan jawaban yang gamblang dan jelas.

Tidak ada bedanya sama sekali.

Jika mau mengetik alamat, baik menggunakan huruf besar ataupun kecil, kita tetap sampai ke tujuan.
Dan otomatis alamatnya diubah ke huruf kecil semua.


Jadi jangan khawatir atau takut menggunakan huruf besar.
Tidak apa-apa...
Yang penting alamat benar dan tidak kurang satu huruf atau kelebihan.


Baca juga :

Wednesday, September 11, 2019

Berita Hangat Di Bulan Mei Sampai Juli

Berita menarik lahir setiap hari.. Dua puluh empat jam sehari, tujuh hari seminggu. Informasi terus berdatangan tanpa henti..
Muncul dan muncul terus..



Semuanya bisa diketahui melalui berbagai macam media seperti televisi, radio dan juga media online.

Tapi..
Ada berita yang selalu menjadi perbincangan hangat setiap bulan mei sampai juli. Ditahun berikutnya, dibulan yang sama, topik ini tetap dibahas dengan bumbu yang berbeda.

Berulang dan berulang terus.
Pastinya berita ini berkaitan dengan acara besar kan?

Ngga..
Ngga salah..

Berita ini terkait dengan acara besar dan diikuti oleh ribuan  orang,,
Puluhan ribu mungkin..

Bukan hanya pesertanya saja yang dibuat deg-degan, orang tuanya juga dibuat kelimpungan.
Nah lho...
Ngapain juga orang tuanya juga ikut deg-degan?


Ini beritanya

Acara tersebut berkaitan erat dengan proses kelanjutan pendidikan anak mereka. Baik yang SD ke SMP, SMP ke SMA dan SMA ke Perguruan Tinggi.

Jika berhasil melaluinya...
Anaknya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sudah terbayang kira-kira berita apa ini?


Ujian Nasional dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi.


Ketika lulus UN dan Ujian masuk Perguruan Tinggi, bukan hanya murid yang senang, orang tua merekapun turut bahagia.

Kekhawatiran orang tua akan anaknya yang mengikuti ujian ini memang sering di dengar dan mereka pun turut sibuk membantu mereka agar lulus dengan baik.

  • Mulai dari mencarikan tempat les atau guru privat, 
  • Mempersiapkan segala peralatan yang diperlukan untuk ujian 
  • Dan juga membelikan buku-buku penunjang pelajaran.

Bahkan..
Yang lebih aneh lagi..

Malahan para orang tua yang sibuk kesana kemari dan berjuang agar ujian anaknya berjalan lancar dan lulus dengan baik.

Sedangkan si anak..

Sibuk juga sih..
Bermain game dan sosial media..

Ya..
Itu hanya segelintir siswa saja yang asyik bermain game menjelang hari penting dalam masa-masa sekolahnya.
Banyak juga anak yang berjuang sekuat tenaga demi mendapatkan prestasi yang bagus..
Semangat terus dik!!
Lompati halangan yang menghadang..



Berita yang diliput akan peristiwa ini antara lain :
  • Pendistribusian soal
  • Pelaksanaan ujian
  • Hal-hal unik yang terjadi saat ujian
  • Dan lainnya.

Di media cetak, online atau televisi, kompak membahas topik ini...
Dan pasti saja ada kejadian menarik yang membuat pikiran terhenyak..



Peluang bisnis

Bagi anda yang melihat ini sebagai peluang bisnis, bisnis mengajar, kenapa tidak ikut meramaikan hiruk pikuk kesibukan di bulan-bulan ini..?

Bagi yang senang mengajar, bisa menjadi guru les privat dan membantu adik-adik yang ujian agar lulus dengan baik.

Selain itu...
Penghasilan tambahan bisa diperoleh.

Asyik..

Dilembaga bimbingan belajarpun sama. Mereka menawarkan banyak program bagi anak-anak yang akan ujian.
Mulai dari :
  • Tips dan trik menjawab soal
  • Belajar yang efisien
  • Persiapan sebelum ujian.

Mendapatkan nilai bagus adalah tujuan utama. Dengan NEM gede, peluang mendapatkan sekolah yang bagus semakin besar.
Selain itu, menimbulkan kebanggaan.

Nilai besar menjadi pertanda awal tingkat kepintaran murid, walaupun itu tidak sepenuhnya benar. Tapi bisa dikatakan 80% nilai besar menandakan tingkat kepintaran mereka.

Ketika ditanya berapa nem saat lulus, mereka yang mendengarnya pasti langsung merasakan rasa kagum bergemuruh dalam hatinya.
"Wow, gede sekali nem-nya. Anak ini pasti pintar".

Seperti itulah kira-kira responnya.


Kesimpulan

Mengingat tes kelulusan dimulai dari April sampai Mei, berita tentang Ujian Nasional pastilah menjadi topik utama dan dikupas habis-habisan oleh berbagai media.

Dimedia apapun, tema inilah yang trending.

Untuk mereka yang mau melanjutkan ke perguruan tinggi, biasanya tesnya dimulai bulan Juni sampai Juli.
Pastinya menjadi bulan yang sibuk demi melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Bagi adik-adik yang akan berjuang, semangat terus dan geber soal-soalnya setiap hari. Semakin banyak persiapan semakin bagus lho...
Peluang mendapatkan nilai tinggi semakin terbuka..


Baca juga :