Home » » Tips Meredakan Gatal Karena Serbuan Ketombe

Tips Meredakan Gatal Karena Serbuan Ketombe

Kehadirannya membuat tangan gregetan dan tidak sabar untuk segera meluncur menuju kepala dan menggaruk-garuk.

Gatal banget..



Tidak berhenti sampai disana, banyak noda-noda putih yang terjun ketika kita menggaruk kepala.
Ga enak sekali rasanya.

Malu dong jika noda-noda putih ini dipergoki oleh orang lain? Dikiranya kita kurang bersih..
Arrghhh...

Sudah pakai shampoo anti ketombe, eh tetap saja si ketombe balik dan berkemah di kepala.



Antisipasi

Yap, memang cara terbaik untuk mencegah ketombe tidak terlalu galak di kulit kepala adalah dengan keramas.

Usahakan 2 hari sekali ya..

Mengapa?

Keramas dengan periode ini mampu membuat ketombe lebih tenang.

Jika lebih dari itu, di hari ketiga ia sudah kembali beringas dan membuat kepala gatal bukan main.
Bikin emosi jiwa..😠



Itu adalah pengalaman saya.

Sudah pakai shampo ini dan itu, yang katanya anti ketombe, tetap saja tidak berdaya menghadapi serangannya.

Mau tidak mau akhirnya keramas dua kali sehari menjadi andalan.
Tidak sering gatal jadinya.

Memang sih kadang-kadang gatal, tapi tidak separah jika lupa keramas.

Ketombe tidak benar-benar kabur, cuma bisa ditekan agar tidak terlalu semangat menganggu kulit kepala yang bikin gatal.


Penyebab lain


Dulu saya tidak pernah mengalami kejadian seperti ini, dimana ketombe muncul dengan galaknya.
Biasanya pakai shampoo saja sudah kelar nasib penggaggu ini.

Tapi sekarang tidak mempan.

Apakah karena terlalu sering pakai helm dan ditembak sinar matahari dijalanan, sehingga kepala mudah keringatan?

Bisa jadi sih..


Untuk itu, saya juga rajin menjemur helm biar tidak bau dan berharap mampu membantu meredakan ketombe yang menyerang.

Keringat yang menempel pada bagian helm bisa saja memicu ketombe untuk semakin ganas dalam menyerang kepala.

Perlu juga dicoba menjemurnya.

Selain itu, helm yang dijemur ternyata mampu mengurangi bau kurang sedap yang timbul di dalamnya.

Ketika dipakai, kepala pun tidak ketularan bau tidak sedapnya.

Helm jadi lebih enak dipakai dan membuat kepala lebih terasa nyaman. Apalagi saat hujan sedang doyan-doyannya turun.

Helm pasti saja basah dibagian bawahnya karena tersiram air.

Jika biarkan begitu saja, bau apek langsung menusuk hidung setelah helm itu didiamkan selama beberapa jam.

Apalagi jika dibiarkan seharian..
Baunya tambah menyengat.

Jadi jangan biarkan helm basah, karena ini akan cepat mengundang bau tidak enak. Bau tidak enak ada saja hubungannya dengan bakteri.

Dan bakteri adalah biang kerok berbagai penyakit yang menyerang kita. Betul kan?

Kesimpulan

Dengan sering keramas, peluang ketombe untuk beraksi lebih liar lagi bisa dicegah. Kitalah yang aman.

Jika keramas jarang, maka ketombe akan memanfaatkan kesempatan ini untuk tumbuh berkembang dan beranak pinak.

Karena itulah saya keramas dua kali sehari.

Dan cara ini berhasil membuat tangan lebih jarang menggaruk-garuk kepala akibat diundang rasa gatal.

Lebih enakan jadinya..

Nah, itulah pengalaman saya tentang ketombe.
Semoga bisa membantu teman-teman sekalian ya..


Baca juga :



Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



0 comments:

Post a Comment