Tuesday, April 25, 2017

3 Benda Yang Mesti Sering Dibersihkan Pengendara Motor

Kebersihan hadir dalam semua aspek kehidupan. Di rumah, untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, syarat utamanya adalah kebersihan. Kebersihan seakan menjadi momok bagi para penyakit, mereka susah eksis ketika semuanya sudah rapi dan bersinar.


Tidak terkecuali ketika berkendara..

Kita harus tetap menjaga kebersihan agar perjalanan selalu lancar dan nyaman. Tidak ada hal-hal remeh yang mengganggu laju berkendara. Hal-hal remeh apa maksudnya? Nah, mari lanjutkan membacanya karena akan dijelaskan dibawah ini.


Mesti dibersihkan

Membersihkan ketiga benda ini memang menjadi sebuah kewajiban dan rasa malas harus dinomor duakan agar anda yang memakainya pun senang.


1. Motor

Motor yang bersih dan mengkilap mampu meningkatkan rasa percaya diri anda yang menggunakannya. Bepergian dengan motor kinclong seakan memberikan suatu tanda bahwa apa yang akan dikerjakan pasti berhasil.

Orang lain yang melihat tampilan motor pun terpesona. "Wuih motornya bersih dan kinclong banget ya"..

Sayapun sangat senang menyaksikan orang yang mengendari motor mengkilap dan bersih, sudah terbayang bagaimana mereka sangat perhatian dengan barang yang dimiliki. Ini adalah bagian dari kasih sayang terhadap benda pribadi.

Keuntungan lain

Motor yang sering dibersihkan umurnya lebih awet. Tidak percaya? Coba kalau anda ijinkan kotoran menempel di motor dalam waktu lama, kotoran itu menjadi susah dibersihkan dan akhirnya menodai kemulusan bodi.

Hasilnya apa?

Karena susah dibersihkan, terpaksa anda harus mengganti bagian tersebut dengan yang baru. Nah pemborosan kan? Ini biasanya terjadi pada pelek motor yang masih terbuat dari besi dan ada jari-jarinya yang banyak itu, batangan besi kecil.

Pelek seperti ini rawan karat jika tidak sering dibersihkan. Jika karat sudah banyak, tampilan motor kurang seksi. Alhasil bagi mereka yang sadar akan arti penting penampilan, pelek yang sudah ternoda ini harus diganti.

Sekarang kita pindah ke rantai.

Rantai biasanya dilumuri dengan oli agar tidak terjadi gesekan parah yang membuatnya cepat aus. Kehadiran oli ini juga mengundang bahaya lain, yaitu kotoran mudah tersangkut disana. Kotoran-kotoran ini juga bisa mempercepat rantai terkikis dan aus.

Untuk menghindarinya, rantai harus rajin dibersihkan dari oli lama dan diganti dengan oli yang baru agar kotoran bisa hilang. Rantai yang dijaga kebersihannya mampu bertahan dalam waktu yang lebih lama dan tentunya menghemat ongkos.


2. Helm dan kacanya

Kaca helm adalah bagian yang paling jarang dibersihkan, betul tidak? Ketika mau berangkat helm langsung dipakai dan tidak sadar kalau kacanya sudah dihiasi gumpalan-gumpalan noda yang mengganggu pandangan.

Noda-noda inilah yang saya maksud dengan hal remeh tapi sering diabaikan begitu saja dan tidak dibersihkan.

Coba deh, seminggu atau paling lama dua minggu sekali helm dielus-elus dan dikasihi. Gunakan lap basah untuk menyapu dan mencongkel setiap noda yang tiarap disana. Jangan hanya kacanya saja, bersihkan semua bagian luar helm sampai benar-benar terlihat kinclong.

Kaca helm ini sangat penting, ia mampu menjadi tameng pelindung mata dan wajah dari kotoran-kotoran jahil yang berseliweran di udara. Dan terkadang kaca helm ini menjadi pelindung wajah dari terjangan serangga berukuran kecil hingga seukuran lebah. Hiii...

Terima kasih kaca helm..

Oh ya, satu lagi.. Jangan lupa untuk sesekali menjemur helm, pangganglah bagian dalamnya dan biarkan sinar matahari masuk dan mengusir bau apek pada busa atau kain.


3. Sarung tangan dan masker

Berkendara sangat wajib menggunakan sarung tangan karena banyak manfaat yang bisa diperoleh, seperti tangan tidak kepanasan dan mampu menyerap keringat di telapak tangan sehingga menghindari licin ketika memutar gas.

Seminggu sekali cucilah sarung ini agar tangan tidak bau. Bau ini berupa apek yang dihasilkan dari keringat yang terserap olehnya.

Masker juga sama. Jika anda menggunakan masker dari kain yang bisa dicuci, cucilah teratur agar tetap bersih dan mampu melindungi hidung dan mulut. Kalau menggunakan masker yang sekali pakai itu, ya langsung buang saja kalau sudah kotor. Terus beli yang baru lagi.

Masker menjadi primadona bagi para pengendara untuk menghindari polusi dan seringai jahat kepulan asap hitam legam yang mampu membuat nafas sesak.

Kesimpulan

Dengan membersihkan minimal ketiga benda diatas, kenyamanan berkendara sudah bisa dipertahankan. Andapun bisa melaju dengan aman tentram, serta tidak dibayangi perasaan minder karena motor yang tidak kinclong.

Pandangan orang lain ketika mendapati motor kita kusam serta kotor pastinya jelek kan? Nah inilah yang mesti dihindari dan secara tidak langsung mampu mendongkrak rasa percaya diri.


Baca juga :

Friday, April 21, 2017

Benda-benda yang Jarang Dipakai Sampai Benar-benar Habis

Memeras fungsi suatu benda sampai titik darah penghabisan merupakan keharusan agar tidak rugi. Kalau benda itu baru dipakai setengahnya tapi kemudian tidak bisa dimanfaatkan lagi, sayang sekali dong.


Contoh, kadang kita membeli pulpen dan setelah dipakai beberapa hari tintanya mogok kerja, ia enggan keluar dan membantu kita mencatat sesuatu. Alhasil pulpennya harus diganti kan? Kalau kejadian ini sih tidak terjadi ke semua pulpen.


Bahkan sering kita bisa memakai dan memeras semua tinta keluar sampai tidak tersisa lagi, dalam hal ini kita untung karena barang ini bisa dipakai sampai benar-benar habis.

Ketika pulpen bisa dipakai sampai tidak berdaya lagi, ada lho benda lain yang bahkan sangat susah untuk membuatnya benar-benar bisa dipakai sampai habis.

Tidak percaya?
Coba cek dibawah ini..


1. Pensil

Mengingat batang karbonnya ditanam langsung pada badan pensil dan melekat kuat, kita harus menajamkannya terus dan terus. Kemudian apa yang terjadi? Ketika tubuh pensil hanya tersisa sepertiga atau seperempat bagian, tangan sudah mulai susah memegangnya.

Aktivitas menulispun tidak enak lagi.

Alhasil pensil ini harus diganti dengan yang baru agar ukurannya lebih panjang dan enak digenggam. Dan ada lagi kejadian unik dengan pensil, benda ini sangat sering hilang entah kemana dan sulit dilacak keberadaannya.

Dua kejadian itulah yang membuat pensil sangat sulit untuk dipakai sampai benar-benar habis. Memang sih sekarang ada pensil mekanik yang isinya bisa diganti-ganti, tapi ujungnya juga cepat patah.


2. Penghapus

Kalau benda ini tidak kalah gesitnya dengan pensil. Baru dipakai beberapa hari saja sudah tidak terlacak keberadaannya, ia mudah sekali nyempil dan hilang. Bagaimana mau dipakai sampai benar-benar habis?

Kalaupun bisa dipakai sampai setengah atau tiga per empatnya, munculah keinginan untuk membeli yang baru karena sudah bosan melihat penghapus lama.

Lagian penghapus yang masih tersisa sedikit itu sangat susah dipakai dan tidak maksimal hasil gosokannya. Betul tidak?

Dan dari hasil pengamatan, sangat jarang sayang menemukan murid yang memakai penghapus super pendek, selalu saja penghapusnya terlihat masih panjang dan tampilannya segar.


3. Pakaian

Benar kan? Apa pernah anda memakai pakaian yang benar-benar tipis sehingga terlihat menerawang? Ya ga lah.. Siapa juga yang mau memakai pakaian seperti itu, yang ada mendapatkan tanggapan negatif dari orang lain.

Pakaian ketika sudah kusam ataupun berlubang, sudah layak untuk dicampakkan dan diganti dengan yang baru. Lagian harga pakaian sekarang bervariasi, ada kok yang murah tapi layak banget dipakai dan bahkan kesannya mewah.

Yang penting jeli saja dalam memilih.. Ga jarang saya mendapatkan baju 3 buah dengan hanya merogoh kocek seratus ribu saja.


4. Sandal

Ini kasusnya mirip dengan pakaian, ga mungkin bakal dipakai sampai benar-benar lapisan terakhir. Palingan kalau sudah robek atau talinya putus langsung dibenamkan ke tong sampah.

Berapa sandal yang anda miliki di rumah?

Kalau lebih dari satu dan ada sandal lain yang tidak disukai, pasti sandal itu sudah menjadi calon yang bakalan dibuang.


Ada lagi?

Empat contoh diatas adalah sebagian kecil benda-benda yang tidak pernah benar-benar habis kita pakai, selalu saja ada alasan yang membuat berpaling darinya. Rusak, hilang atau bahkan modelnya sudah kuno.

Atau anda mempunyai contoh lain?

Jangan ragu untuk membagikan idenya di kolom komentar, agar semakin ramai saja isi dari tulisan ini, :)..

Memang ide tulisan ini gregetnya minimalis, tapi saya kok merasa bersalah jika tidak mewujudkannya dalam bentuk tulisan. Siapa tahu ada pembaca yang benar-benar memerlukan informasi seperti ini, mungkin saja..


Baca juga :

Monday, April 17, 2017

Tips Menghasilkan Foto Dokumen yang Apik dan Enak Dilihat

Dokumen itu apa saja sih? Bisa berupa suatu lembaran kertas yang berisi informasi penting di dalamnya, semisal ktp, sim, kartu keluarga dan lainnya. Pastinya kita semua pernah berurusan dengan dokumen diatas untuk menyelesaikan berbagai keperluan.



Apalagi di jaman teknologi modern seperti sekarang, sangatlah mudah untuk mengirimkan dokumen dengan hanya menjepretnya lewat bidikan kamera smartphone. Terus langsung kirim mengandalkan bantuan dari chat online.

Mudah sekali ya??



Banyak dilupakan

Pernah tidak ketika mengirim sebuah foto dukumen kita diminta untuk mengirim ulang foto yang lebih bagus dan lebih jelas lagi?

Itu karena hasil fotonya tidak apik, alias ada yang tidak enak dilihat. Sehingga foto yang terkirim tidak jelas atau gregetnya kurang. Hal seperti ini sangat sepele namun entah kenapa sering terjadi, betul kan?

Nah, mari perhatikan tips mengambil foto dokumen yang baik berikut ini.


Jangan miring

Foto KTP yang miring memang terlihat kurang sedap dipandang, tulisan dibagian paling ujung kurang jelas. Untuk itu cobalah ambil foto yang lebih tegap lagi sehingga hasilnya mantap dan semua tulisan terlihat jelas.

Caranya adalah dengan membuat posisi kamera dan dokumen lurus.

Posisi kamera yang benar-benar lurus terhadap objek foto akan menghasilkan bidikan yang jelas dan enak dilihat. Sehingga foto yang dikirimkan memiliki tampilan yang pas, tidak ada sensasi miring-miringnya.


Pastikan sudah terfokus

Ketika membidik objek, pastikan bahwa kamera anda sudah terfokus dan tidak goyang-goyang. Hasil fotopun menjadi lebih bagus dan jelas.

Kalau kamera smartphone sekarang sangatlah mudah untuk membuatnya fokus.

Caranya :
  • Pastikan objek sudah lurus dengan kamera dan tidak miring
  • Tekan layar smartphone agak lama dan kemudian autofocus pun muncul
  • Silahkan ambil fotonya
Hasil jepretan yang sudah difokuskan akan lebih baik dibandingkan yang belum, gambar blur tidak akan terlihat.



Hindari bayangan

Langkah terpenting terkhir adalah menghindari adanya bayangan pada foto. Bayangan ini bisa ditimbulkan oleh badan kita ataupun kamera itu sendiri.

Coba deh ambil posisi berbeda sehingga foto yang diambil tidak mengandung satu bayangan pun, sehingga hasilnya lebih oke. Ketika diposisi sekarang anda melihat bayangan pada bidikan kamera, cobalah untuk memindahkan objeknya ke tempat lain sampai tidak ada bayangan yang terselip disana.


Silahkan dikirim

Setelah mendapatkan jepretan yang memuaskan, barulah dokumen tersebut dikirimkan kepada orang yang memerlukan. Merekapun puas melihat hasilnya dan tidak akan meminta ulang. Sekali jalan langsung beres.

Dan kemampuan ini didukung berkat kamera smartphone yang sudah semakin canggih, hasil bidikannya sangatlah tajam dan fokusnya jauh lebih dalam. Gambarpun menjadi lebih hidup..

Asalkan kita, sebagai pihak yang mengoperasikan, harus mampu menentukan sudut dan posisi yang tepat agar hasil yang diperoleh memuaskan.

Selamat membidik dokumen ya!!

Baca juga :