Home » » Menyanyi Ternyata Bisa Mengurangi Suara Mendengkur

Menyanyi Ternyata Bisa Mengurangi Suara Mendengkur

Apakah anda termasuk orang yang sering bernyanyi ketika melakukan aktivitas?

Jika ya, maka anda tidak sendirian.
Banyak orang senang menyanyi setiap hari ketika bekerja.



Nah, yang bisa membuat orang lain kesal adalah ketika anda bernyanyi dimana setiap orang memerlukan suasana sepi dan damai untuk tidur.

Nyanyian sumbang atau lebih terkenal dengan "dengkuran" bisa membuat orang disekitar menjadi gelisah.

Mereka insomnia gara-gara suara rekokok rekokok tersebut..


Coba kikis dengan menyanyi

Tips ini saya peroleh ketika sedang mendengarkan siaran radio dan ketika itu penyiar memberitakan bahwa suara mendengkur bisa dirongrong dengan sering bernyanyi.

Kebetulan saya adalah orang yang sering dituduh mendengkur oleh istri dan tuduhan itupun diperkuat dengan rekaman otentik.

Saya tidak bisa mengelak lagi.

Akhirnya saya bernyanyi, saya dendangkan lagu yang sangat disukai berulang-ulang sampai liriknya saya cari diinternet dan akhirnya belum hafal juga, hahaha...

Setiap waktu saya coba nyanyikan lagu tersebut dan hasilnya menunjukkan hal yang positif.

Kalau biasanya ketika tidur mulut saya akan dibelai (baca : ditampar) oleh tangan istri karena terganggu "lolongan" maut, sekarang tangan itu tidak pernah mampir di mulut lagi.

Jika mulut dibelai oleh tangannya, saya akan langsung terbangun.

Sekarang tidur saya lelap tanpa "belain pembawa derita" karena istri sudah tertidur lelap juga di kamar sebelah, :)

Tidak tidak..
Testimoni dari istri positif, bahwa suara ngorok saya ga terasa lagi.

Iapun mengamini bahwa dengan bernyanyi, suara dengkuran tidak begitu menggema dan membuat gelisah.

Untuk semakin membuat istri bahagia ketika tidur, sayapun terus melanjutkan bernyanyi dan bernyanyi.

Mungkin anda tertarik juga mencobanya. 
Menyanyi bisa membuat hidup lebih sehat dan selain itu membuat hati terasa senang kan...

Ngorok memang mengganggu

Pernah ketika tidur saya terbangun gara-gara dikejutkan dengan suara keras dan menggelegar.

Ternyata suara ini berasal dari sepupu saya. 
Ia ngorok dengan anggunnya..

Mulutnya bergetar dengan frekuensi tingkat tinggi.
Perutnya naik turun bagaikan gelombang air laut..

Mesin pemotong kayu pun akan minder jika mendengar ngoroknya.

Gila..

Kami semua seisi rumah sepakat bangun dan menghabiskan malam itu dengan posisi antara tidur dan tidak tidur.

Mata ngantuk, tapi kalau tidur tidak bisa..
Hadeh...

Jadi tidak heran jika istri sering komplain jika saya sedang bercengkrama dengan ngorok. Tanpa pikir panjang ia akan membangungkan saya.

"Aduh, ngapain sih dibangunin? Ngantuk bu"

"Mendingan sama-sama ga bisa tidur pak, daripada saya sendirian mendengar gonggongan ngorokmu"

Jleb...
Saya tidak bisa protes lagi..

Ada alat mengurangi dengkuran

Dibeberapa tv, pernah saya lihat ada alat yang bisa digunakan untuk mengurangi dengkuran yang tersembur dari mulut.

Karena sebuah alat, jadi harus dibeli dengan beberapa lembar ratusan ribu rupiah.

Saya ga rela.

Jadi ketika mendapatkan tips bahwa menyanyi mampu mengurangi dengkuran, ini saya lakukan dengan sering.

Kan sudah terbukti dengan berkurangnya protes istri.

Dan juga ketika saya sedang beraksi dengan ngorok, istri sering menyuruh untuk tidur miring. Ini ternyata ampuh juga.

Ngorok lenyap.

Saya lebih memilih cara yang alami saja deh..
Malas ngeluarin uang soalnya.. :)

Baca juga :


Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner


2 comments:

  1. kalau saya sih gak tau apa saya ini mendengkur ato nggak,, krn ga ada yg pernah ngomongin,, XD tp saya sihh emang sering menyanyi (karaaokean) sndiri apalagi kalo lagi sambil dengerin lagu di laptop :D

    ReplyDelete
  2. @simon child : ayo terus nyanyi gan.. biar tambah hepi aja.. hehehe..

    ReplyDelete