Home » » Aktivitas Tubuh Yang Bisa Membuat Pipi Memerah Karena Malu

Aktivitas Tubuh Yang Bisa Membuat Pipi Memerah Karena Malu

Malu
Malu
Tubuh kadang juga bisa memberikan kita kejutan berupa rasa malu jika dia tidak bisa mengerti keadaan kita. Apalagi jika hal ini terjadi ketika anda sedang berada dikeramaian. Orang-orang pun akan memberikan muka masam kearah anda.

Hiiii... Malu bukan kalau sudah diberikan tatapan kurang manis seperti itu. Rasanya ingin segera saja meninggalkan tempat itu dan tidak ingin bertemu mereka lagi.





Seperti apa sih aktivitas tubuh yang bisa membuat kita malu? Nah lanjutkan membacanya dibawah ini dan temukanlah aktivitas-aktivitas tersebut.

(1) Bersin

Hey, bersin sih hal biasa saja yang tidak mungkin bisa membuat kita malu. Kalau sudah mau bersin, tinggal ambil saputangan atau tisu dan tutupi hidung. Beres deh dan tidak terjadi hal-hal memalukan.

Ok ok.. Itu kalau hanya bersin normal. Tapi kalau yang ini bersin disertai sebuah bonus. Hacchhiiimmmm... Bersin sudah terjadi tanpa anda sadari karena sudah tidak bisa ditahan dan kebetulan waktu itu anda sedang kena flu juga.

Bonus itupun mengalir keluar dan membuat hidung serta mulut belepotan. Apalagi kalau bukan ingus. Ingus cair sih ga begitu kelihatan, tapi kalau kental gimana coba? Bagaikan lava yang meluap keluar dari lubang hidung. Orang-orang bisa risih melihat anda dan hasilnyapun malu datang menenangkan anda. Yang lebih parah lagi, ingus anda itu berhasil meloncat dengan indahnya dan menempel dipakaian orang lain.

Kemudian situasi berikutnya, anda berusaha menutupi hidung saat bersin dengan tangan karena sudah tidak tahan. Sopan sih, tapi ternyata ingus itu menempel ditangan.. Hiiiiiii... Habis itu bingung mau dikemanakan itu lava karena tidak membawa tisu ataupun saputangan. Masa mau diolekan pada baju atau celana? Jorok banget dah.. Kebayangkan bagaimana rasanya mengalami situasi seperti itu?

(2) Buang angin

Ini nih yang paling sering didengar dan kitapun pasti pernah mengalami bukan? Ketika didalam situasi ramai, perut tidak bisa bekerja sama karena produksi gas buang sudah tidak bisa ditampung lagi.

Gas ini harus segera dikeluarkan agar mesin berjalan normal kembali. Ketika volume sudah tidak bisa ditangani lagi, perut tidak perlu menunggu persetujuan anda untuk mengeluarkan gas buang ini. Duuaaarrrr......

Reaksi orang yang didekat anda pertama kali adalah menoleh kanan kiri untuk mencari sumber ledakan tersebut dan kemudian tertawa. Tawa ini sungguh membuat yang mengeluarkan angin menjadi malu.

Apalagi bunyinya berirama dengan baik. puiitttt puuuuiiiittttttt puuuuutttttttt........... Suara tawa disekeliling anda akan menjadi semakin riuh disertai gerakan tangan untuk melindungi hidung mereka masing-masing. Cek cek cek...

(3) Keroncongan

Kalau aktivitas tubuh yang satu ini sih tidak begitu dahsyat efek malunya dibandingkan dengan dua aktivitas diatas. Tapi jika anda salah membaca situasi, efeknya bahkan juga bisa menyaingi bersin dan buang angin.

Contoh kasus :
Anda sedang duduk menunggu disebuah ruangan dan disana ada beberapa orang yang duduk dekat dengan anda. Tiba-tiba si perut meronta karena anda belum memenuhi kebutuhannya. Kreeeoooookkkkk..... kree.... ooookkkkkkk... Orang disekitar anda mungkin hanya akan senyum-senyum saja dan rasa malu pasti anda alami.

Tapi bunyi kreeook ini akan lebih menimbulkan efek yang oke lagi jika ceritanya seperti ini :
Anda berkunjung ke rumah teman dan disekitar anda ada tuan rumah dan keluarganya. Ketika asyik ngobrol, ternyata perut meraung-raung dengan kerasnya sehingga terdengar berulang kali oleh mereka.
Yang membuat anda malu bukan kepalang adalah omongan seperti ini : "Dik, sudah makan sana dulu. Ada beberapa makanan didapur. Kan sudah disuruh daritadi untuk makan, tapi tetap saja menolak terus. Boleh kok makan disini." (Baca juga : Humor =>  Saya sudah makan)

Akhirnya andapun mengalah karena raungan perut sudah semakin riuh lagi dan menyantap makanan yang disediakan. Hah... maunya ingin jaim, tapi ketahuan juga akhirnya.. Malu dah...



Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner


0 comments:

Post a Comment