Home » , » Bahagia Itu Pilihan, Tidak Percaya?

Bahagia Itu Pilihan, Tidak Percaya?

Happy
Happy
Apakah kita sering merasa kalau sudah mencapai apa yang dinginkan baru merasakan kebahagiaan? Jika seperti itu berarti selama proses mencapai cita-cita tersebut rasa bahagia belum kita rasakan bukan?

Kemudian jika kita ternyata gagal mencapai tujuan yang diinginkan, maka rasa bahagia tersebut akan semakin jauh lagi untuk dicapai. Nah jika sudah begini kita akan sangat susah mendapatkan kebahagiaan. Betul tidak?

# Jangan khawatir dulu

Tunggu, jangan keburu putus asa karena terpikir bahwa bahagia itu susah diraih. Kalau kita mau sedikit mengubah cara pandang dan berpikir, maka bahagia itu bisa diperoleh setiap saat.

Wuih, apa benar seperti itu? Teruskan lagi dong..

Ok ok, saya akan membagikan tips ini kepada para pembaca semua. Seperti judul diatas bahwa "bahagia itu adalah pilihan", jadi kita bebas untuk memilih disaat sekarang ini untuk menjadi bahagia atau sedih/kecewa.

# Contoh kasus

Misalnya penghasilan di hari ini sangat kurang dan anda harus pulang lebih cepat dari tempat bekerja karena tidak ada yang bisa diharapkan lagi.
Melihat kasus seperti di atas, anda bisa mendapatkan situasi yang membahagiakan ataupun mengecewakan tergantung anda memilihnya.

Anda akan merasa bahagia jika berpikir seperti ini :
  1. Asyik, saya bisa pulang cepat sekarang dan bisa bermain lebih lama dengan anak karena selama ini selalu pulang telat dan sedikit waktu baginya.
  2. Oh, karena pulang cepat berarti saya bisa membersihkan rumah yang lama sudah tidak di urus karena sibuk.
  3. Terima kasih Tuhan, saya bersyukur hari ini masih mendapatkan rejeki (lebih baik dapat sedikit daripada tidak dapat sama sekali bukan?)
  4. Oh ya, saya bisa menonton pertandingan bola di sore ini karena pulang lebih cepat, dan anda bisa mencari ungkapan kegembiraan yang lain.
Jika bisa diambil pelajaran yang positif dari kejadian yang dialami sekarang, tanpa terasa hatipun merasa ringan dan lebih bahagia.

Sekarang mari kita lihat jika anda memillih untuk kecewa dan bersedih :
  1. Seharusnya bisa dapat lebih, tapi kenapa hanya sedikit uang yang diperoleh
  2. Tuhan, mengapa engkau hanya memberikan sedikit rejeki kepada hamba di hari ini
  3. Yah... hari ini benar-benar mengecewakan
  4. Malas lah bekerja kalau penghasilannya seperti ini terus, dan ungkapan kekecewaan yang lain.
Jika rasa penyesalan yang digemborkan dari suatu kejadian, maka dengan segera anda akan menjadi sedih dan kecewa.

*************************

Nuansa yang dihasilkan dari menanggapi sesuatu secara positif dan negatif menghasilkan perasaan yang sangat berlawanan. Jika ingin bahagia setiap saat, maka bisa diambil hal positif dari apa yang sedang dialami.

Selamat berbahagia...



Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner


2 comments:

  1. Intinya adalah bersyukur walau dalam keadaan apapun. Mudah-mudahan kita juga termasuk ke dalam orang-orang yang mudah bersyukur ya, biar ditambahkan lagi rezekinya. Aaamiiin....

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mas... mari kita rajin-rajin bersyukur agar rejeki semakin dimudahkan...
      semoga sukses terus mas..

      Delete