Saturday, September 27, 2014

Suara Ini Pasti Tidak Ingin Anda Dengar

Suara musik lembut pasti disuka banyak orang. Belaian nadanya sangat menenangkan dan membuat hati tenang.


Suara menenangkan selalu menghadirkan nuansa menggembirakan.

Beda sekali dengan berisik, bunyinya nyelekit dan tidak enak di dengar. Kuping rasanya pening dihinggapi suara jenis ini.

Contoh suara ga enak

Ok...
Kita mulai dari yang pertama.


Nyamuk

Nguung dan nguung.
Itulah lagunya si nyamuk.

Dan hewan ini pintar sekali memilih tempat menyanyikan lagunya, di telinga.

Haduh...
Telinga jadi gatal digelitik suara ini. 

Apalagi si nyamuk kumat bernyanyi saat kita sedang asyik bermimpi di malam hari. Kan ga tahu diri namanya.
Tapi dia mah ga peduli.

Jika ingin konser ya konser.

Suka suka dialah...
😂

Jika tidak punya perlawanan, semisal obat nyamuk, alamat bergadang sampai pagi. Kantuk pasti melunjak-lunjak saat beraktivitas di pagi hari.

Nyamuk ada dimana-mana, jadi kita harus siap.

Misalkan mengandalkan obat nyamuk, menggunakan kelambu ataupun AC. Nah, untuk ruangan ber-AC, nyamuk memang bisa dikontrol.
Keusilannya tertahan suhu dingin ruangan.




Kentut


Hmmm...
Siapa yang mukanya masam mendengar ledakan bom busuk ini?

Kita semua...
Kecuali si pelaku.

Pelaku utama kalau ketahuan nyengir tak berdosa, kalau tidak terdeteksi ikut-ikutan menuduh orang terdekat.
Ya kan?

Tapi syukur...
Kok syukur?

Karena bom ini umurnya singkat di udara. Tunggu beberapa detik atau menit, hilang sendiri. Cuman kalau tingkat racunnya tinggi, kepala bisa pusing.
Hidung terasa ngilu.

Walau sebentar tetap ngeselin.

Ada juga suaranya menggelegar namun efeknya zonk!
Ya, kaya tong kosong nyaring bunyinya lah.

Duarrr...
Orang-orang saling tatap, darimana suara ini berasal. Karena tidak ada bau, mereka kembali ke aktivitas awal.


Petir 


Bagi mereka yang ngeri, menutup telinga menjadi perlindungan. Kalau suaranya kecil tidak masalah, yang bikin gemetar itu jika ledakannya menggelegar.

Duaarrr....

Jendela bahkan ikut terkejut.
Kacanya bergetar.

Pasti banyak yang takut.

Petir datang jika hujan. Nah, ketika masuk musim basah, siap-siaplah mendengar dentumannya sering-sering.

Terus, pastikan alat elektronik tidak terhubung ke listrik.

Mengapa?
Bisa rusak.

Sengatan petir sanggup membuat peralatan di rumah keok, ambruk. Entah itu tv, kulkas ataupun yang lain.

Jadi..
Kalau ada petir, langsung cabut alat elektronik yang tidak digunakan. Amankan dari serangannya yang bisa membuat pengeluaran bertambah karena harus memperbaiki atau membeli yang baru.



Motor bocor


Knalpotnya yang bocor. 
Suaranya bikin telinga emosi.

Pas lagi asyik-asyik tidur, eh ada motor ini lewat dengan gas pol. Siapa yang tidak kesal?
Baru mimpi indah sudah diusik.
Hadeh...

Ya, ada baiknya tidak menggunakan knalpot model ini. Bikin mood rusak. Pasti banyak dapat sumpah serapah deh.
Mendingan yang normal-normal saja.

Biarkan motor dalam kondisi standar. 
Tidak ganggu.



Lengkingan speaker


Frekuensinya tinggi, jeritannya bikin telinga sakit.

Dimana biasa mendengarnya?
Ketika ada orang check sound atau tes suara.

Misalnya akan ada pertemuan dihadiri banyak orang, pastilah menggunakan pengeras suara. Nah, ketika pertama kali cek dengan mike, lengkingan ini bisa terdengar.

Kuping seperti ditusuk.

Bikin ga nyaman.



Gemeretak gigi


Gigi yang saling bergerusan satu dengan lain menimbulkan bunyi seperti gergaji yang sibuk menggigit kayu.
Beberapa orang menganggap ini biasa.

Tapi...
Ada yang tidak nyaman mendengarnya.

Kenapa ya?
Karena bikin ngilu.

Suaranya membuat gigi mereka yang mendengar kelu, geli, sekaligus menderita. Nah, seperti itulah rasa ngilu.
Ya, tidak usah dibayangkan.


Mending tidak dengar

Maunya sih tidak mendengarnya, tapi kalau sudah nasib, mau bagaimanapun pasti akan mendengarnya. 
Apa yang harus dilakukan?

Nikmati saja.

Memang, suara-suara di atas membuat tidak nyaman, bahkan takut. Contohlah suara petir yang suaranya bikin tubuh bergidik.
Rasa kalut pasti hadir.

Terus, untuk kentut, sebaiknya dijaga.

Jangan melepaskannya sembarangan.

Jika bisa ditahan, tahan dulu. Terus kalau frekuensi semburannya semakin sering, ada baiknya main ke toilet dulu deh.
Mungkin ada yang harus dibuang dari perut. 


Baca juga ya :


EmoticonEmoticon