Home » » Jenis Font Untuk Membuat Karya Ilmiah

Jenis Font Untuk Membuat Karya Ilmiah

Bagi anda yang sudah sering melakukan penelitian beserta laporannya, pasti sudah sangat paham bagaimana aturan membuat karya ilmiah yang baik.

Setiap bab harus ditulis dengan rapi dan tahapan pengerjaan harus sesuai dengan aturan yang berlaku.


Atau, kalau anda yang baru mencoba menulis karya ilmiah dan belum tahu seperti apa aturannya, silahkan cek lagi di internet.

Pada dasarnya sama, hanya beberapa hal saja yang berbeda, tergantung institusinya.


Font yang digunakan

Disamping memahami aturan atau setiap langkah dalam penulisan karya ilmiah, salah satu komponen penting dalam penulisannya adalah penggunaan font.

Font atau bentuk huruf haruslah yang standar dan tidak boleh sembarangan sesuka hati.

Bisa-bisa laporannya ditolak..

Untuk menghidari hal ini, ada baiknya dibaca dulu peraturan ditempat anda membuat laporan, agar font-nya langsung sesuai.


➨ Font yang digunakan adalah "Times New Roman"

➨ Jadi ketika membuat karya ilmiah, usahakan font yang digunakan harus jenis ini dan jangan yang lain

➨ Tapi kalau institusinya mensyaratkan font lain, barulah gunakan font yang sudah ditentukan.

➨ Jika tidak ditentukan, bisa dipastikan menggunakan "Times Nes Roman"



Karya ilmiah sudah sangat sering dilombakan dari tingkat SMP sampai Perguruan Tinggi. Jika sudah terbiasa membuatnya, maka ketika akan membuat skrispi saat kuliah pastilah sangat dimudahkan.

Lomba-lomba karya ilmiah juga harus sering dilakukan agar para pelajar semakin tertarik dan semangat untuk melakukan penelitian sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang baru.

Diharapkan apa yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membuat hidup menjadi lebih mudah.

Tema yang diangkat sangatlah banyak, mulai dari obat, mesin, teknologi tepat guna dan lainnya. 


Jenis karya ilmiah

Jenis karya ilmiah yang paling populer adalah  hasil penelitian. Laporannya dibuat dalam format yang sudah ditentukan dan bisa dibaca oleh banyak orang.

Para siswa SMP dan SMA yang sering berkecimpung dalam aktivitas penelitian,  pasti akan sering berususan dengan karya ini.

Keuntungan sudah ditangan.

Mengapa?

Ketika terbiasa membuat laporan, tangan dengan leluasa menyusun kata demi kata untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan mudah di mengerti.

Yang baru pertama kali mencoba menulis, pasti bingung harus mulai dari mana.

Itu wajar sekali, jangan menyerah.

Cobalah belajar untuk menulis dan menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Ketik saja dulu kata-kata yang terlintas dalam pikiran.

Setelah itu dibaca ulang dan edit.

Pengalaman membuat anda semakin mahir dalam menulis yang sesuai dengan format ilmiah dan ini sangat membantu pas kuliah.

Tugas akhir anak kampus adalah membuat skripsi dan skripsi ini merupakan bentuk karya ilmiah. Mengapa?

Membuat skripsi, harus disertai data yang akurat, baik itu foto, angka ataupun artikel pendukung.

Data-data ini harus disusun dalam format karya ilmiah dan bisa dibaca oleh rekan-rekan atau adik angkatan.

Jika pengalaman menulis sudah dimiliki sedari dulu, proses membuat skripsi bakalan sangat terbantu dan kendala yang dihadapi bisa dikurangi.

Selamat menulis ya..


Baca juga :



Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



0 comments:

Post a Comment