Home » » Anak Ini Kencing Ga Selesai-selesai

Anak Ini Kencing Ga Selesai-selesai


Bidu adalah pemuda yang baru pertama kali datang ke kota. Di kota ia melihat berbagai hal menarik yang tidak ditemukannya di desa. Ada warung yang menjual banyak barang dan didalamnya ada AC, ada dagang klontong yang bertingkat 4 dan lain sebagainya.

Setelah capek berkeliling kota dengan udara yang terasa panas, ia memutuskan untuk berhenti dan beristirahan di taman kota yang rindang dan sejuk. Ia memutuskan untuk membeli es demi menghapus dahaganya. Es ditangan dan ia mencari kursi untuk bersantai.

Lagi asyik menikmati es dingin menyegarkan, ia tiba-tiba melihat seorang anak laki-laki yang sedang kencing di kolam yang ada di taman itu. Anak itu membelakangi Bidu. Dalam pikirannya, Bidu menganggap anak ini ga tahu aturan karena kencing sembarangan. Ia memutuskan untuk tidak memerhatikannya lagi.

Esnya hampir habis dan kemudian ia melihat ke kolam lagi dan anak itu masih terus kencing dengan asyiknya. "Anak itu minumnya satu drum ya, sampai kencing ga kelar-kelar", pikir Bidu. Setelah beberapa saat kemudian, Ia masih melihat anak itu kencing dan belum selesai.

Demi memberikan anak itu pengertian akan tata krama yang baik, Bidu memutuskan untuk mencari anak itu dan menegurnya. Masak kencing di kolam taman dan kencingnya lama sekali lagi, takutnya air di kolam itu semua menjadi pesing.

Dia bingung, karena orang mulai memperhatikan tingkahnya ketika mendekati anak ini. Dia cuek saja karena ingin menasehatinya. Bidu pun menepuk pundak si anak dan  sudah siap memberikan ceramah tata krama. Setelah menepuk pundak, ia merasa tangannya kok sakit banget. Pundak anak ini ternyata keras sekali. 

Pantesan saja keras, karena anak ini adalah patung yang terbuat dari beton yang memang dipajang di kolam taman dengan posisi seperti orang kencing.


Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



0 comments:

Post a Comment