Home » » Melahirkan Normal, Bayi Seberat 20 Kg

Melahirkan Normal, Bayi Seberat 20 Kg

Pagi itu Tono ingin online dan membaca berita yang sedang terjadi.

Sudah selama seminggu ia tidak berjumpa dengan smartphone barunya, mengingat baru bisa ditebus setelah digadai sama temannya..😀

Jadilah dia kepo dengan berita apa saja yang sedang tayang..



Setelah beberapa menit bergerilya mencari kunci motornya yang ngumpet entah dimana, akhirnya ketemu disaku jaket.

Motor langsung dinyalakan dan ia segera meluncur ke warung nasi.

Motor diparkir disana dan iapun bergerak mendekati warung dan langsung melengos ke toko yang ada disebelahnya.

Ia mesti membeli kartu baru agar bisa mendapatkan kuota.

Ditoko pulsa disebelah dagang nasi inilah ia akhirnya membeli kartu internet baru dan sekarang siap untuk meggeledah dunia maya.


Berita menarik

Setelah smartphone siap tempur, iapun mengacak-acak isi suatu situs berita.

Kemudian, perhatiannya tertuju kepada berita yang membuatnya penasaran. Judulnya adalah "Melahirkan normal bayi seberat 20 kg".



Bayi seberat itu tentu membuat penasaran Tono.

Mengapa tidak?

Anaknya saja lahir normal dengan berat badan 3 kg, bagaimana dengan anak yang lahir dengan berat 20 kg?

Hebat sekali ibunya bisa melahirkan normal anak seberat itu.

Agar tidak penasaran, ia segera mengklik judul beritanya dan tanpa rasa ragu langsung melahap isi yang ada didalamnya.

Ia begitu antusias membaca.

Dalam berita tersebut, si ibu dinyatakan baik-baik saja dan dalam kondisi normal.

Kemudian pada akhir berita ada sesuatu yang membuatnya menghela nafas, beritanya seperti ini : "Perjuangan melahirkan bayi seberat 20 kg ini memang sangat melelahkan bagi sang ibu, setelah melahirkan pun ia langsung menyantap rumput yang sudah disediakan oleh pemilik sapi tersebut".

Walah, ternyata yang melahirkan adalah seekor sapi. Wajar saja anaknya bisa seberat 20 kg.. Tono hanya geleng-geleng membaca berita tersebut..

Baca juga :



Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



0 comments:

Post a Comment