Home » » Cerita Konyol Tentang "Sepatu dan Sandal"

Cerita Konyol Tentang "Sepatu dan Sandal"

Sampai sekarangpun saya masih tidak percaya bagaimana hal ini bisa terjadi.

Aneh tapi benar-benar saya alami ketika masih kuliah. Cerita ini saya modifikasi sedikit, tapi tentang sepatu dan sandalnya memang benar-benar terjadi..




Ketika mengenang kembali cerita ini, hati pun menjadi tertawa geli.. Lucu juga ternyata..



Begini ceritanya

Di kampus, saya datang ke satu laboratorium untuk mendaftar sebagai asisten praktikum.

Tanpa ragu sayapun langsung masuk ke sana dan bermaksud mengisi formulir pendaftaran. Baru saja pintu terbuka, saya langsung disambut seorang dosen.

Dan dosen pun bertanya kepada saya ;

Dosen : “Kenapa kamu terlambat?”, dengan suara agak galak
Saya : “Maaf pak, tadi dijalan macet” (menunduk dan takut)

Dosen : “Kamu kan bisa berangkat lebih pagi. Rajinlah kamu sebagai mahasiswa”, (suara agak meninggi).
Saya : “Baik pak”, (tambah menunduk).

Dosen inipun berhasil menemukan lagi satu  "kejanggalan" pada diri saya dan bersiap untuk mengeksploitasnya.

Dosen : “Kenapa kamu memakai sandal, bukankah harusnya pakai sepatu”, (suaranya sudah panas).

“Pak, kuku pada ibu jari kaki kanan saya terlepas karena infeksi. Makanya ibu jari saya dibalut sama perban, jadi saya tidak bisa memakai sepatu. Lagian kalau pakai sepatu pasti sakit pak..”, saya melakukan pembelaan sambil menunjukkan ibu jari kaki kanan yang terbalut perban.

Dosen tidak peduli dengan perban pada kaki ini..

Dosen : “Pokoknya saya tidak terima”, sahut dosen dengan marah. “Aturan harus ditegakkan jika ke kampus harus pakai sepatu”.

Saya : “Bagaimana saya bisa pakai sepatu pak? Kan kaki saya diperban yang disebelah kanan”.

Dosen : “Caranya adalah, kaki sebelah kanan tetap pakai sandal dan yang sebelah kiri harus pakai sepatu”.
Saya : “…….?????????.........???????”.

Daripada berdebat lebih panjang lagi, saya memilih keluar dan pulang ke kos.

Harapan untuk menjadi asisten praktikum pun saya pendam dan sampai lulus tidak pernah menjadi asisten apapun.

Terus terang, saya tidak akan pernah mau menuruti permintaan pak dosen. 

Aneh dong, masa mau pakai sepatu dan sandal berdampingan?
Sebelah-sebelah lagi...

Hahhh...
Sudahlah..


Baca juga :


Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



3 comments:

  1. Hahahahha =D
    Kocak banget tuh :D

    Kasihan dosenya udah ngotot" eh salah ._.v
    kwkw

    ReplyDelete
  2. wkwkkk lucu mas.... fanspage nya udah saya like mas,,,,makasih ya :D

    ReplyDelete
  3. @vipergoy.com : mudah-mudah terhibur... hehehehe...

    @wahyu basofii : makasi mas sudah komen dan like fanpage saya...

    salam blogger...

    ReplyDelete