Home » » Lebih Mudah Mana Menangkap Nyamuk apa Lalat ya...??

Lebih Mudah Mana Menangkap Nyamuk apa Lalat ya...??

Nyamuk dan lalat memang dua binatang yang paling sering dijumpai dalam kehidupan dimanapun.  Bisa dikatakan mereka adalah binatang yang usil..



Biasanya kehadiran binatang ini selalu dihindari karena membuat yang berada disekitarnya tidak nyaman, jadi segala usaha dilakukan untuk mengusir keduanya.

Kalau nyamuk diusir dengan asap obat nyamuk sedangkan lalat bisa diusir dengan hentakan dan sambaran sapu lidi..

Plak plak plak...



Siapa yang lebih jago menghindar?

Kira-kira, manakah sih yang lebih susah ditangkap atau ditepok pakai tangan? Dari hasil eksperimen saya, ternyata lalat lebih susah dipukul dengan dua telapak tangan apalagi ditangkap. .😁

Walaupun tubuh lalat lebih bongsor, ternyata lalat mempunyai gerakan zigzag yang tidak bisa ditebak ke mana arahnya. 

Hal ini sangat berbeda sekali dengan nyamuk, pergerakannya sangat mudah ditebak.

Nyamuk biasanya terbang lurus dan jarang sekali melakukan gerakan membelok tiba-tiba seperti lalat. Jadi ketika dipukul dengan kedua telapak tangan, nyamuk lebih gampang kena.

Dan kelemahan nyamuk yang mentereng adalah sering terlena..

Terlena karena apa?

Apalagi kalau bukan menyedot darah dari kulit kita..

Saking asyiknya menyuruput minuman kesukaannya, kadang hewan ini sering lalai, lupa kalau bahaya juga sedang mengintainya..



Plak...

Tubuhnya langsung pipih tergencet tangan lebar kita, apalagi ditambah dengan bahan bakar "kemarahan" yang menjadi-jadi..

Tenaga pukulan akan meningkat 1000%..

Dan anehnya, ketika memukul dengan segenap tenaga seperti itu dan nyamuknya berhasil dijinakkan, tepokannya pada kulit tidak terasa perih..

Coba kalau tidak kena nyamuknya, kulit langsung merah dan rasa sakit langsung dirasakan..

Pernah mengalami kejadian seperti itu?



Perlakuan khusus lalat


Kalau lalat coba dijinakkan dengan cara tepok tangan, susah.. Tingkat keberhasilannya memprihatinkan..

Jika dalam 10 tepokan nyamuk yang terkapar 6 ekor, maka jika lalat coba ditangkap dengan 10 tepokan akan ada 11 lalat yang tertawa..

Menertawai kemalangan kita..

Tidak ada satupun yang tertangkap..

Untuk itu, kita akan memerlukan bantuan alat yang sanggup meningkatkan persentase lalat yang terkapar..

Sapu lidi..

Saya sudah membuktikan ini dan menangkap lalat menjadi semakin asyik.. Sekali tepok bisa langsung tiga ekor terjengkang tak berdaya..😊

Lalat itu memang tidak sejahil nyamuk yang senang menusuk kulit dari belakang, cuma hewan ini bikin risih saja.

Makanan yang dijadikan sasaran..



Tahu kan kalau tempat nongkrong dan tempat main hewan ini adalah tempat kotor? Ketika kaki kotornya menyenggol makanan, beeeehhhh jadi tidak ingin menyantapnya..

Dan hewan ini senang hinggap di meja, kursi atau lantai..

Jadi kalau dihantam dengan sapu lidi sekeras-kerasanya tidak masalah. Benda-benda diatas tidak akan komplain kesakitan.

Karena itulah, ketika ada gerombolan lalat sedang rapat di lantai, dengan pelan saya datangi dan langsung menghujamkan sapu lidi ke atasnya.

Empat lima ekor bisa langsung terdiam..


Kesimpulan

Kalau ditepok pakai tangan, peluang untuk melumpuhkan nyamuk jauh lebih besar daripada menjinakkan lalat.

Lalat lebih gesit dan lincah..

Tapi dengan menggunakan alat tambahan seperti sapu lidi atau raket listrik, peluang untuk mengurangi jumlah mereka menjadi semakin besar..


Baca juga :



Gratis!! Dapatkan artikel terbaru hanya dengan memasukkan alamat email anda.. Mudah sekali tentunya..:

Delivered by FeedBurner



0 comments:

Post a Comment